Lombok Barat, katada.id – Penemuan jenazah mengambang di sekitar Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, sempat mengundang perhatian di tengah proses pencarian korban insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
Jenazah ditemukan pada Selasa sore (18/8). Posko SAR Pelabuhan Lembar kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Kantor SAR Mataram yang saat itu tengah melaksanakan Operasi SAR terkait kapal terbakar di Selat Lombok.
Merespons laporan tersebut, personel SAR langsung bergerak menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Tim kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan mengambang di sekitar kawasan pelabuhan.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Dermaga Pelabuhan Lembar. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lembar menuju RSUD Provinsi NTB untuk penanganan dan proses lebih lanjut.
Hasil identifikasi memastikan jenazah tersebut bukan korban insiden kebakaran KMP Putri Yasmin.
Korban diketahui bernama Misbah, 60 tahun. Pria tersebut merupakan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Lembar. Misbah tercatat sebagai warga Dusun Cenguk, Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC) membenarkan adanya proses evakuasi tersebut.
“Betul, tadi sore tim kami langsung bergerak cepat usai menerima laporan penemuan jenazah di sekitar Pelabuhan Lembar,” ujar Hariyadi saat dikonfirmasi.
Dia menegaskan, berdasarkan hasil koordinasi dan identifikasi bersama pihak berwenang, jenazah yang ditemukan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan insiden KMP Putri Yasmin.
“Setelah proses evakuasi selesai dan dilakukan identifikasi oleh pihak berwenang, identitas korban berhasil dikenali atas nama Bapak Misbah, seorang buruh bongkar muat di pelabuhan,” katanya. (*)












