Mataram, katada.id – Ribuan pelari memadati kawasan Kantor Pusat Bank NTB Syariah pada Sabtu (4/7) dalam ajang RIMO RUN 2026. Kegiatan lari sejauh 6,2 kilometer itu menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Bank NTB Syariah sekaligus wadah memperkenalkan aplikasi mobile banking terbaru, Rinjani Mobile (RIMO).
Mengusung tema We Are Ready for a Long Journey, kegiatan tersebut diikuti masyarakat umum, nasabah, komunitas lari, hingga unsur pemerintah daerah. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal membuka kegiatan didampingi jajaran komisaris, direksi, dan Dewan Pengawas Syariah Bank NTB Syariah.
Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin mengatakan, RIMO RUN tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari transformasi perusahaan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Melalui RIMO RUN kami ingin mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan inovasi layanan digital yang semakin memudahkan transaksi. Ini menjadi bagian dari semangat transformasi Bank NTB Syariah untuk terus tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurut Nazaruddin, tema “We Are Ready for a Long Journey” mencerminkan kesiapan Bank NTB Syariah melanjutkan perjalanan setelah memasuki usia ke-62. Semangat tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan, inovasi digital, serta komitmen menjalankan prinsip-prinsip syariah dalam setiap aktivitas bisnis.
Salah satu langkah transformasi itu diwujudkan melalui peluncuran dan pengenalan Rinjani Mobile (RIMO). Aplikasi tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat, dan aman, sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan digital serta penggunaan transaksi non-tunai di Nusa Tenggara Barat.
Selain olahraga, panitia juga menghadirkan berbagai hiburan, pembagian doorprize, dan penampilan grup musik Amtenar yang menambah kemeriahan acara. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan hingga garis finis.
Melalui penyelenggaraan RIMO RUN, Bank NTB Syariah berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah melalui layanan keuangan syariah yang inovatif. (*)












