Scroll untuk baca artikel
DaerahPendidikan

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Dibangun di Bima, Gubernur Iqbal Dampingi Menteri PUPR Survei Lokasi

×

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Dibangun di Bima, Gubernur Iqbal Dampingi Menteri PUPR Survei Lokasi

Sebarkan artikel ini
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, (PUPR) Dody Hanggodo, melakukan survei lokasi pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Bima

Bima, Katada.id– Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa. Rencananya sekolah itu akan dibangun di Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, (PUPR) Dody Hanggodo, melakukan survei lokasi pembangunan sekolah berasrama tersebut, kemarin.

Untuk diketahui, Program Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam peninjauan lapangan, Pemprov NTB  ungkap Gubernur NTB menunjukkan lahan yang telah disiapkan untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut. Terdapat dua bidang lahan dengan luas masing-masing sekitar 15 hektare dan 18 hektare yang berada di Desa Pandai.

“Dari hasil peninjauan bersama, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, di antaranya keberadaan jalur air atau sungai yang melintasi area serta akses masuk untuk mobilisasi material pembangunan,” ungkap Miq Iqbal, sapaan akrabnya.

Eks Dubes Indonesia untuk Turki itu mengatakan bahwa sejumlah aspek teknis tersebut akan menjadi fokus pembahasan dan pembenahan bersama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Kementerian PUPR agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Pemprov NTB sendiri telah menyiapkan lahan hibah sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional tersebut. Saat ini, berbagai kajian teknis masih terus dilakukan untuk memastikan lokasi yang dipilih memenuhi aspek kelayakan dan keberlanjutan pembangunan.

Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan pendidikan di Pulau Sumbawa. Selain memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu, sekolah tersebut juga diharapkan menjadi sarana penguatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

“Kendala-kendala tersebut akan menjadi fokus pembenahan bersama antara Pemerintah Provinsi NTB dan PUPR Pusat agar rencana pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat,” katanya.

Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima akan menjadi yang pertama hadir di Pulau Sumbawa dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *