Mataram, Katada.id – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mencatat prestasi akademik membanggakan dengan menempati posisi pertama perguruan tinggi swasta terbaik di Nusa Tenggara Barat berdasarkan pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA) kategori Score 3 Year (3Yr) Tahun 2026.
Berdasarkan data SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, UMMAT meraih skor 72.263, unggul atas sejumlah perguruan tinggi swasta lainnya di NTB. Di bawah UMMAT terdapat Universitas Bumigora dengan skor 52.967, Universitas Hamzanwadi 51.818, Universitas Pendidikan Mandalika 43.599, dan Universitas Teknologi Sumbawa 33.062.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya produktivitas riset, publikasi ilmiah, dan sitasi yang dihasilkan sivitas akademika UMMAT dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Indikator SINTA Score 3Yr menjadi salah satu parameter penting untuk mengukur kinerja penelitian dan kontribusi akademik perguruan tinggi di Indonesia.
Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Abdul Wahab, menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur kampus dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada penelitian dan publikasi ilmiah.
Menurutnya, peningkatan kinerja riset tidak terlepas dari berbagai program penguatan kapasitas dosen, pendampingan publikasi ilmiah, pengembangan jurnal akademik, hingga perluasan kolaborasi penelitian dengan berbagai institusi.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika. Produktivitas riset UMMAT terus menunjukkan tren positif dan semakin kompetitif,” ujarnya.
Data profil SINTA juga menunjukkan UMMAT memiliki skor keseluruhan 140.706 dengan 37 departemen dan 329 penulis yang terdaftar dalam sistem. Angka tersebut mencerminkan aktivitas akademik dan penelitian yang cukup tinggi di lingkungan kampus.
Meski demikian, pemeringkatan SINTA pada dasarnya berfokus pada indikator riset, publikasi, dan sitasi ilmiah. Karena itu, capaian tersebut menjadi gambaran kekuatan UMMAT dalam bidang penelitian, sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Abdul Wahab menegaskan bahwa orientasi riset di UMMAT tidak semata-mata untuk mengejar peringkat, melainkan diarahkan agar hasil penelitian mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Riset harus berdampak. Hasil penelitian harus hadir sebagai solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Barat,” katanya.
Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi UMMAT sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di NTB. Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, capaian tersebut menjadi modal penting bagi UMMAT untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan reputasi institusi, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan raihan peringkat tertinggi versi SINTA 2026, UMMAT tidak hanya berhasil unggul atas sejumlah kampus swasta besar di NTB, tetapi juga menunjukkan bahwa penguatan budaya riset yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan prestasi akademik yang terukur dan diakui secara nasional. (*)













