Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

TP PKK Bima Salurkan Sembako dan Perkuat Program Cegah Stunting di Lambitu

×

TP PKK Bima Salurkan Sembako dan Perkuat Program Cegah Stunting di Lambitu

Sebarkan artikel ini
Murni Suciyanti, Ketua TP PKK Bima Saat Membagikan Sembako Bagi Lansia di Lambitu

Bima, katada.id- Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bima menyalurkan bantuan sembako sekaligus memperkuat intervensi pencegahan stunting dalam program “Selasa Menyapa” di Kecamatan Lambitu, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Kaboro dan Desa Sambori ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti Ady Mahyudi. Sebanyak 35 paket sembako disalurkan kepada lanjut usia (lansia) kurang mampu dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial di tingkat desa.

Selain bantuan pangan, TP PKK juga mengintegrasikan sejumlah program pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kelompok Kerja (Pokja) I memberikan pembinaan penyusunan program bagi pengurus PKK tingkat kecamatan dan desa. Pokja II, bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, menggelar panggung literasi serta pembinaan kelembagaan.

Di bidang pemberdayaan keluarga, Pokja III melaksanakan pendampingan pembuatan hantaran bagi kader PKK serta kegiatan penanaman pohon di SMPN 3 Lambitu. Sementara itu, Pokja IV bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menyalurkan 20 paket telur dan biskuit sebagai bagian dari program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk pemulihan balita.

Upaya pencegahan stunting juga diperkuat melalui penyaluran bantuan paket gizi lewat program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang dilaksanakan bersama DP3AP2KB Kabupaten Bima.

Murni Suciyanti menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara optimal, khususnya bagi kelompok rentan. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan asupan gizi anak sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

“Peran keluarga sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan gizi yang cukup agar terhindar dari stunting,” ujarnya.

Program Selasa Menyapa menjadi bagian dari pendekatan terpadu Pemerintah Kabupaten Bima untuk memperluas jangkauan layanan sosial, kesehatan, dan edukasi hingga ke wilayah pedesaan. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *