Mataram, katada.id – Upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan terus dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, PWI NTB bakal menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) perdana yang dirangkai dengan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–12 September 2026 di Aula Lantai 6 Gedung Kantor Pusat Bank NTB Syariah.
Kegiatan diawali OKK pada Kamis, 10 September 2026. Agenda tersebut dimulai pukul 08.00 Wita dan diikuti calon peserta UKW, pengurus PWI Provinsi NTB, serta pengurus PWI kabupaten/kota se-NTB.
Pelaksanaan OKK tersebut merupakan tindak lanjut instruksi PWI Pusat mengenai kewajiban pembekalan bagi pengurus PWI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin mengatakan, OKK memiliki posisi penting dalam memperkuat kapasitas sekaligus pemahaman anggota terhadap organisasi dan dunia kewartawanan.
Tak hanya menjadi bagian dari pembekalan, sertifikat OKK kini juga menjadi salah satu persyaratan penting dalam sejumlah agenda PWI Pusat.
“Sertifikat OKK menjadi syarat mutlak untuk mengikuti seluruh agenda PWI Pusat, mulai dari Porwanas, reaktivasi kartu anggota, hingga proses naik jenjang keanggotaan,” kata Ahmad.
Usai pelaksanaan OKK, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan UKW pada 11–12 September 2026. Sebanyak 54 wartawan akan mengikuti pengujian kompetensi tersebut.
Puluhan peserta itu terbagi dalam tiga jenjang kompetensi. Sebanyak 18 wartawan mengikuti jenjang Muda, 24 wartawan jenjang Madya, dan 12 wartawan lainnya mengikuti jenjang Utama.
Ahmad berharap pelaksanaan UKW tidak sekadar menjadi proses mendapatkan sertifikasi. Lebih dari itu, uji kompetensi diharapkan mampu mendorong wartawan untuk semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mendorong lahirnya wartawan yang kompeten, berintegritas, memahami dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik, sekaligus tertib dalam administrasi keorganisasian,” ujarnya.
Menurutnya, profesionalisme wartawan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pers di tengah dinamika informasi yang semakin cepat. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
PWI NTB pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pers di daerah. OKK dan UKW menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkan pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab kepada publik. (*)












