Scroll untuk baca artikel
Daerah

AI Masuk Posyandu, NTB Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Ibu dan Anak

×

AI Masuk Posyandu, NTB Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Ibu dan Anak

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, katada.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak hingga tingkat desa. Inovasi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi Indonesia-Australia dalam program riset Koneksi AI in Healthcare.

Pemanfaatan teknologi AI diharapkan mampu membantu kader kesehatan mempercepat proses pendataan, meningkatkan akurasi informasi kesehatan, serta mendukung deteksi dini berbagai risiko kesehatan pada ibu hamil dan anak.

Komitmen tersebut mengemuka saat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menghadiri pelaksanaan Program Kolaborasi Australia-Indonesia melalui proyek riset Koneksi AI in Healthcare di Posyandu Cempaka 2, Dusun Tempit, Desa Mekarsari, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (11/6).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, dan dihadiri perwakilan mitra Australia, tim Koneksi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta kader posyandu.

Sinta M. Iqbal mengatakan, salah satu tantangan yang masih dihadapi dalam pelayanan kesehatan masyarakat adalah proses pendataan yang membutuhkan waktu dan tenaga besar dari para kader kesehatan.

“Para kader selama ini mengemban tugas yang sangat besar dalam mengumpulkan dan menginput data kesehatan masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi AI, kami berharap proses pendataan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan menghasilkan data yang lebih akurat,” ujarnya.

Menurut Sinta, teknologi tidak boleh hanya berfungsi sebagai alat pendukung administrasi, tetapi harus mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, ia berharap teknologi AI dapat dikembangkan untuk membantu mendeteksi lebih dini berbagai risiko kesehatan, khususnya pada ibu hamil, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum muncul komplikasi yang lebih serius.

“Kami berharap teknologi ini dapat membantu mengidentifikasi ibu hamil yang berisiko sejak dini sehingga penanganan dan pendampingan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih tepat,” katanya.

Selain itu, Sinta berharap penerapan teknologi yang saat ini diuji coba di Desa Mekarsari dapat diperluas ke berbagai wilayah lain di NTB, termasuk Pulau Sumbawa, agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha menilai transformasi digital di sektor kesehatan menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, penggunaan teknologi akan membantu menghasilkan data yang lebih akurat sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan efektif.

“Digitalisasi kesehatan akan membantu kita memperoleh data yang lebih baik, terutama terkait kesehatan ibu hamil dan anak. Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan dan intervensi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, deteksi dini terhadap kehamilan berisiko merupakan langkah strategis dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak serta mencegah stunting. Dengan sistem pendataan yang lebih baik, pemerintah dapat mengidentifikasi faktor risiko lebih awal dan memastikan ibu serta anak memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Program Koneksi AI in Healthcare merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Australia yang mendorong pemanfaatan inovasi teknologi untuk memperkuat layanan kesehatan primer. Program tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas data kesehatan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih efektif, presisi, dan berbasis bukti.

Pemprov NTB berharap pemanfaatan teknologi AI dapat mendukung percepatan penurunan stunting, menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan responsif.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *