HUT dan Bangkit Membangun

0
179
Sarjono, S.I.Kom

Oleh: Sarjono, S.I.Kom

HARI Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Lombok Utara pada 21 Juli mendatang tidak sekadar momentum tahunan memperingati hari bersejarah terbentuknya daerah bersesanti Tioq Tata Tunaq dengan diisi pelbagai kegiatan yang terkesan seremonial semata. Tapi perlu dimaknai sebagai momentum membangun kembali oleh seluruh lapisan masyarakat setelah dikoyak gempa bumi tahun 2018 silam.

Bangkit dari musibah bencana alam yang baru setahun dialami memang tidak mudah. Namun kita mesti membuktikan secara sungguh-sungguh dengan niat tulus, tekad bulat dan kuat, bahwa kita bisa melakukannya secara perlahan setahap demi setahap tetapi pasti. Kita optimis mampu bangkit dari keadaan dengan menanamkan spirit kebangkitan dalam diri masing-masing sembari menata kelola kembali segenap aspek pembangunan daerah. Pasalnya, kita memiliki sumber daya yang cukup untuk menggerakkan kekuatan yang tersisa guna menormalisasi keadaan seperti sedia kala.

Meskipun kita melihat dan merasakan betapa seabrek problematika kedaerahan tampak di depan mata yang kini sedang menghinggapi daerah ini, daerah kebanggaan kita semua, tak terkecuali bagi satu orang pun yang hidup di bawah kolong langit bumi adi mirah paer daya. Memang, senyatanya kita semua sempat berputus asa dalam asa, tetapi kita mesti tetap semangat membangun kembali aspek-aspek kehidupan yang terkoyak demi masa depan yang lebih baik dan lebih berkah. Tentunya perlu dibarengi dengan komitmen teguh berbalut ikhtiar dan do’a. Sumringah pada mata rantai ekspektasi kemajuan untuk masyarakat lintas generasi dalam kurun jangka panjang.

Saatnya kita tertungkus lumus dalam ikhtiar kolektif memperjuangkan kembali hamparan cita-cita masa depan yang terbentang luas. Berlintang pukang menoreh hari esok yang jauh lebih baik, out put yang patgulipat dan menyejarah.

Dari timur sampai ke barat, dari utara sampai ke selatan. Dari Pandanan sampai Bayan. Empat perkataan ini bukanlah sekedar serangkaian ilmu bumi yang menggambarkan satu geographical and region. Tetapi, satu kesatuan masyarakat dan kedaerahan yang bulat kuat. Juga satu kesatuan tekad dan kehendak, dinamis dan bersenyawa kemudian bermetamorfosis menjadi jiwa-jiwa yang otonom.

Oleh karena itu, seluruh warga Lombok Utara haruslah berdiri tegak kemudian menderapkan kaki di bumi Tioq Tata Tunaq seraya tetap melangkah seperti biasanya. Memang, kadang-kadang kehidupan ini seperti bahtera lautan yang bisa terombang-ambing. Kita perlu mengingat kembali esensi terbentuknya daerah ini sehingga dapat memahami secara utuh rilnya cita-cita luhur kita berotonomi.

Dalam pada itu, perkembangan dan kemajuan pembangunan infrastruktur di segala bidang berlangsung begitu cepat dan menjadi sarana vital bagi pemajuan aspek-aspek kehidupan bermasyarakat. Kemampuan penyediaan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang memadai menjadi salah satu prasyarat utama dalam mewujudkan percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi daerah ini. Memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mencetak SDM yang profesional dan mampu berkontribusi positif pada peningkatan produktivitas kinerja untuk mendorong kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Belajar dari pengalaman daerah lain, bahwa pemanfaatan teknologi dalam berbagai bidang dapat mencetak SDM yang mumpuni di bidangnya, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan pemerataan kesempatan berkarya melalui pendistribusian SDM secara proporsional untuk membangun pelbagai bidang pembangunan.

Di satu sisi, pendayagunaan kemajuan teknologi untuk percepatan membangun Lombok Utara secara menyeluruh perlu didorong melalui upaya pemerataan pembangunan yang inklusif-berkeadilan. Sementara di lain sisi, kemajuan teknologi bagaimana pun berpotensi memunculkan bias infrastruktur, yaitu kondisi di mana kemajuan dengan ketersediaan teknologi dan infrastrukturnya tidak diikuti dengan kemajuan pembangunan sosio-kultur yang dibutuhkan, sehingga pemanfaatan teknologi yang hadir di masyarakat pada akhirnya sedikit banyak termanfaatkan secara negatif dan tidak produktif. Bias lain dari infrastruktur juga dapat dalam bentuk di mana kemajuan teknologi tidak diiringi dengan kemajuan tingkat kompetensi SDM dan tingkat kemampuan pengembangan teknologi.

Menekan Bias Infrastruktur melalui Peningkatan Kompetensi

Pemerintah daerah Lombok Utara perlu bersinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat maupun pihak-pihak swasta dalam upaya meningkatkan kompetensi masyarakat guna menekan bias dari pembangunan infrastruktur. Sebab, jumlah sumberdaya manusia yang memiliki kombinasi yang imbang antara pengetahuan dan keterampilan praktis masih rendah. Keadaan ini kemudian memberi ruang bagi bias infrastruktur untuk terus bertumbuh meluas dan meluber.

Dengan kata lain, pertumbuhan bias infrastruktur mengakibatkan kerugian riil dan non-riil dari penyalahgunaan teknologi. Agar bias dari pembangunan infrastruktur tidak bertumbuh lagi, masyarakat kita niscaya meningkatkan kompetensi dan kedewasaan dirinya dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Sementara menghadapi pesatnya perkembangan teknologi, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melaui instansi terkait, mau tidak mau, harus mengambil terobosan yang relevan serta melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi angkatan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja di bidang teknologi, dan penciptaan wirausaha sebagai langkah awal dalam upaya menciptakan masa depan perekonomian daerah yang stabil maupun peningkatan literasi teknologi berbasiskan komunitas.

Kemudian, agar masyarakat dapat memupuk kedewasaan dirinya dalam menyikapi perkembangan pesat teknologi, pemerintah daerah perlu merangkul para stakeholder yang ansich bergerak dalam pengembangan dan pengelolaan teknologi di bidangnya masing-masing.

Mari maknai HUT ke-11 Kabupaten Lombok Utara 2019 sebagai momentum untuk membangun dengan menata kelola kembali aspek-aspek pembangunan daerah, di samping terus meningkatkan kompetensi dan menjalankan prinsip-prinsip baik dalam memanfaatkan teknologi. “Lombok Utara Membangun, Lombok Utara Berbenah”.

*Penulis adalah Mantan Ketua IPMLU Yogyakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here