Mataram, katada.id– Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar Workshop Penguatan Riset, Hibah, dan Publikasi Ilmiah Internasional Tahun 2026.
Kegiatan akademis itu berlangsung selama dua hari ( 11–12/8) di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT dan jadi bagian dari upaya memperkuat budaya riset dan meningkatkan daya saing akademik dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).
Workshop menghadirkan tiga narasumber dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, yakni Prof. Ir. Marwan Effendy, S.T., M.T., Ph.D., Amika Wardana, M.A., Ph.D., dan Lukman Hakim, M.A. Ketiganya memberikan penguatan terkait strategi memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM), pengembangan jejaring kolaborasi riset, hingga teknik menembus jurnal bereputasi internasional.
Pimpinan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Amika Wardana, M.A., Ph.D., mengatakan penguatan kapasitas riset menjadi salah satu agenda penting Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Menurutnya, kualitas penelitian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu dosen, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dan jejaring akademik yang dibangun.
“Workshop ini menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan riset dan publikasi. Kita perlu berkolaborasi untuk mendorong kualitas penelitian dan menghasilkan publikasi ilmiah yang semakin baik,” ujar Amika dalam sambutannya.
Ia menegaskan, tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut dosen untuk lebih aktif menghasilkan penelitian yang relevan dan berdampak. Karena itu, kemampuan menyusun proposal hibah yang kompetitif serta menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Sementara itu, Rektor UMMAT yang diwakili Wakil Rektor I, Drs. Abdurrahman, M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang memilih UMMAT sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini menjadi energi baru dalam memperkuat ekosistem penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah, UMMAT akhir-akhir ini juga dikunjungi oleh Direktorat Bina Talenta serta Direktorat Penelitian dan Pengembangan Republik Indonesia. Kehadiran para narasumber dan peserta hari ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat penelitian sehingga mampu menghasilkan publikasi ilmiah internasional,” katanya.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga menghadirkan testimoni dari dosen UMMAT yang telah berhasil memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman tersebut dibagikan oleh Dr. Maemuna, M.Pd., dan Dr. Baiq Harly Widiyanti, S.T., M.M., sebagai bentuk motivasi bagi dosen lain untuk meningkatkan produktivitas riset.
Panitia berharap workshop ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga membuka peluang lahirnya kolaborasi riset yang lebih luas antara dosen, perguruan tinggi, dan jaringan penelitian Muhammadiyah. Melalui penguatan kapasitas tersebut, diharapkan semakin banyak proposal hibah yang berhasil didanai, penelitian berkualitas yang dihasilkan, serta publikasi ilmiah yang mampu menembus jurnal internasional bereputasi.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah dan UMMAT dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui riset, inovasi, dan publikasi ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kemajuan bangsa, dan kemaslahatan umat. (*)










