TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Rusa di Bima

0
TNI AL menggagalkan penyelundupan rusa di Pantai Lariti, Sape, Bima.

BIMA-Salah seorang pelaku pemburu liar hewan rusa di Kecamatan Sape berhasil dibekuk Anggota Pos Angkatan Laut (Posal) Sape, Rabu (7/8). Pemburu satwa yang dilindungi itu disinyalir sembilan orang. Namun delapan orang diantaranya berhasil kabur menggunakan perahu bot menuju pelabuhan Sape.

“Keberadaan sejumlah pelaku itu sedang dilacak,” terang Pasitel Lanal Mataram, Mayor Thomas D. F, S.E didampingi Pasop Lanal Mataram Kapten Laut (P) Frangky A.W Siregar.

Berdasarkan laporan anggota di lapangan, jelas Thomas, penangkapan itu berawal saat anggoya Posal Sape melihat secara visual kegiatan bongkar muat dari perahu ke mobil yang berlangsung di bibir Pantai La Riti. ” Aktivitas itu terpantau oleh anggota sekitar pukul 08.30 Wita,” terangnya.

Baca Juga:   Polisi Tetapkan Tersangka Penyelundupan Rusa di Bima

Aktivitas yang mencurigakan itu kemudian dipastikan oleh anggota melalui teropong. Kecurigaan semakin menguat setelah melihat ada warga yang memikul sesuatu yang mirip hewan. Diangkut dari perahu boat menuju mobil kijang.

“Untuk memastikan kecurigaan itu sejumlah anggota langsung melakukan penggerebekan melalui jalan darat,” terangnya.

Anggota Posal berhasil mengamankan satu orang supir sekaligus pembeli tujuh ekor hewan rusa dalam kondisi mati. Satu ekor hewan rusa yang masih hidup dengan jenis kelamin betina. “Demikian pula dengan satu unit mobil kijang kotak dengan Nomor Polisi EA 1070 S juga ikut diamankan sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Sementara delapan orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan perahu boat. Pengejaran pun dilakukan oleh anggota Posal Sape melalui jalur darat menuju pelabuhan Sape. “Sampai di pelabuhan anggota hanya menemukan perahunya saja yang disandar. Sementara barang bukti lain tidak ditemukan,” terangnya.

Baca Juga:   Corona di NTB kembali ’jinak’, 3 Pasien dari Bima Sembuh

Pelaku berikut sejumlah barang bukti yang telah diamankan langsung digiring dan diserahkan ke Kantor BKSDA wilayah Bima-Dompu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (mch)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here