Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

MTQH XXXII Ambalawi Ditutup, Desa Rite Keluar sebagai Juara Umum

×

MTQH XXXII Ambalawi Ditutup, Desa Rite Keluar sebagai Juara Umum

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id — Kafilah Desa Rite meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXII tingkat Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026.

MTQH yang berlangsung pada 12–15 September 2026 itu resmi ditutup oleh Bupati Bima Ady Mahyudi di Gedung Serba Guna (GSG) Oi Ncinggi, Dusun Keli, Desa Rite, Selasa malam (15/9/2026).

Sebanyak 75 peserta mengikuti ajang tersebut. Perlombaan mencakup tiga cabang, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Al-Qur’an, serta Qasidah Rebana dan Qasidah Modern.

Dalam prosesi penutupan, Bupati Bima menyerahkan piala bergilir kepada Kafilah Desa Rite sebagai juara umum. Ia juga memberikan sumbangan pribadi untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

Ady menyampaikan apresiasi kepada panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pemerintah kecamatan dan desa, dewan hakim, para kafilah, serta masyarakat Ambalawi.

Menurut dia, dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting sehingga pelaksanaan MTQH dapat berjalan tertib dan lancar.

“Kepada yang belum mendapatkan juara, saya berpesan jangan berkecil hati, mengingat esensi utama kegiatan ini adalah bagaimana Al-Qur’an dan Hadis dibaca, dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ady.

Ia menekankan bahwa MTQH tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk meraih juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mendorong masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari.

Penutupan MTQH turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima A. Muis, Kabag Kesra Setda Bima H. Ahyani, Camat Ambalawi dan Ketua TP-PKK Kecamatan, unsur Muspika Ambalawi, para kepala desa, serta Ketua TP-PKK desa se-Kecamatan Ambalawi. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *