Proyek Dermaga Waduruka Macet, Mantan Kalak BPBD Irit Bicara, Rekanan Ngaku Babak Belur

0
564
Pengerjaan Dermaga Waduruka, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima belum rampung. (foto facebook)

MATARAM-Pengerjaan Dermaga Waduruka, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, NTB diduga bermasalah. Hingga saat ini, proyek dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum dilanjutkan alias macet.

Proyek rehabilitas Dermaga Waduruka itu dikerjakan dengan pagu anggaran Rp 4,8 miliar. Pengerjaannya dimenangkan perusahaan asal Jakarta Utara, PT Ambalat Jaya Abadi.

Kepala Desa Waduruka Kecamatan Langgudu, Ramlin mengungkapkan kekecewaannya terkait pengerjaan proyek dermaga itu. Ia menuding proyek terkesan dikerjakan asal-asalan. Di samping itu, pengerjaan menyisakan masalah, karena ada beberapa bahan material masyarakat yang belum dibayarkan.

Sementara, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTB Ahsanul Khalik enggan mengomentari pengerjaan dermaga tersebut. Karena pengerjaa proyek tersebut dilaksanakan saat dirinya belum menjabat sebagai Kalak BPBD. ’’Saya no coment,’’ katanya dihubungi via pesan singkat WhastApp, Senin (1/7).

Mantan Kalak BPBD NTB Muhammad Rum yang dikonfirmasi katada.id irit bicara dan menyarankan untuk menghubungi PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) proyek Dermaga Waduruka. ’’Hubungi PPK ya, untuk lebih jelas,’’ saran Rum dihubungi pesan singkat WhastApp, Senin (1/7).

Meski demikian, ia mengaku sudah menghubungi rekanan proyek tersebut. Rum mengirim juga jawaban rekanan terkait pengerjaan Dermaga Waduruka itu kepada katada.id. ’’Saya sempat WA kontraktornya, tetap akan kerjakan,’’ jawabnya.

Dalam percakapan itu, rekanan PT Ambalat Jaya Abadi bernama Ponco menegaskan siap melanjutkan pengerjaan Dermaga Waduruka. ’’Kami tetap lanjutkan dan tidak pernah ada sedikitpun mundur. Meskipun dalam pelaksanaan banyak kendala lapangan dan babak belur namun kami tetap laksanakan sampai selesai,’’ kata Ponco.

Ia menjelaskan pula mengenai terhambat pengerjaan itu. Ponco menjelaskan, ada jeda lebaran sehingga tenaga kerja sempat pulang semua.

’’Kami sudah mulai kirim tenaga lagi untuk lanjutkan kegiatan lapangan. Kami tidak akan meninggalkan pekerjaan Waduruka sampai selesai. Siap segala rintangan,’’ tegasnya.

’’Kami juga ingin segera tuntaskan. Kekurangan fisik tinggal sedikit juga , segera kami tuntaskan,’’ pungkasnya dalam percakapan dengan mantan Kalak BPBD NTB itu. (sm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here