Bima, katada.id– Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, menegaskan pentingnya pelayanan publik yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hal itu diungkap istri Bupati Ady Mahyudi saat memanfaatkan momentum Program Selasa Menyapa di Kecamatan Tambora, Selasa malam (23/12), di Gedung Serbaguna (GSG) Desa Kawinda Na’e.
“Selasa Menyapa bentuk kesadaran bersama bahwa pemerintah tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Pemerintah tidak cukup bekerja di balik meja, tetapi harus turun langsung ke desa, melihat, mendengar, dan menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Hadir mendampingi Wakil Bupati Bima, Murni juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang hadir.
“Melalui Program Selasa Menyapa, pemerintah daerah berupaya menghadirkan kepemimpinan yang dekat dan menyatu dengan rakyat,” terangnya di hadapan Camat Tambora Fadilah, S.S., unsur Muspika, para kepala desa se-Kecamatan Tambora, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Menutup arahannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima mengajak seluruh kepala desa, pengurus PKK, kader Posyandu, serta kader perempuan untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
“Pembangunan akan berjalan lebih baik apabila dilakukan secara bersama-sama, dengan masyarakat yang kuat, mandiri, dan saling mendukung,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Lila Ramadhani Sukendy, S.M., jajaran Asisten Setda, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, serta Kepala BNN Kabupaten Bima Budi Suryono, S.Sos. (*)













