Bima, Katada.id – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Bima membantah isu perpecahan internal Fraksi. Mereka menegaskan isu tersebut tidak berdasar dan sengaja digulirkan untuk mengadu domba, serta membangun persepsi keliru di ruang publik.
Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bima, Hj. Nurhayati, menegaskan bahwa seluruh anggota fraksi tetap solid dan berada dalam satu komando ketua DPC PPP Kabupaten Bima, Muh. Erwin, MIP.
“Tidak ada perpecahan di Fraksi PPP. Kami tetap solid dan konsisten menjalankan prinsip Amar Makruf Nahi Mungkar sebagaimana garis perjuangan partai,” kata Nurhayati, kemarin.
Bagi mereka, framing yang beredar di media sosial tentang pertemuan sejumlah legislator termasuk dari satu anggota PPP cenderung sensitif dan menyesatkan opini publik.
Fraksi PPP menegaskan, pertemuan tersebut tidak bermuatan kepentingan politik elektoral dan hanya sebatas silaturahmi antara anggota legislatif dan kepala daerah.
Mereka juga menyoroti video lama yang kembali beredar luas di media sosial dan dikaitkan dengan dinamika internal PPP. Nurhayati memastikan bahwa video tersebut tidak mencerminkan kondisi politik terkini.
“Video itu sudah lama dan tidak relevan dengan situasi sekarang. Penyebarannya tanpa konteks utuh justru memicu kesalahpahaman,” ujarnya.
Fraksi PPP meminta seluruh pihak menghentikan praktik framing yang provokatif dan tidak objektif. Menurut mereka, politik seharusnya dijalankan secara sehat, rasional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami berkomitmen untuk tetap berada pada jalur konstitusional, menjaga marwah DPRD, serta mengawal kebijakan daerah agar berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Bima,” tutupnya. (*) Fraks













