Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wabup Irfan: MTQ Harus Jadi Ruang Melahirkan Generasi Qur’ani Berprestasi

×

Wabup Irfan: MTQ Harus Jadi Ruang Melahirkan Generasi Qur’ani Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bima Saat Membuka MTQ Kecamatan Bolo

Bima, katada.id – Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menegaskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an.

Menurutnya, MTQ harus menjadi ruang pembinaan, pendidikan, syiar Islam, sekaligus sarana untuk melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki kemampuan dan prestasi.

Hal itu disampaikan Irfan saat membuka secara resmi MTQ tingkat Kecamatan Bolo Tahun 2026 di arena utama Paruga Na’e Bolo, Senin (14/9/2026).

MTQ Kecamatan Bolo tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 14 hingga 20 September 2026.

“Pelaksanaan MTQ bukan sekadar agenda rutin tahunan atau perlombaan untuk menentukan siapa yang terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana syiar Islam, media pendidikan dan pembinaan umat, sekaligus momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” ujar Irfan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Bolo, panitia penyelenggara, dewan hakim, guru ngaji, pembina, pendamping, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ.

berharap MTQ Kecamatan Bolo memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam pembinaan generasi muda.

Ia juga meminta agar MTQ menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antargenerasi Qur’ani.

“Jadikan MTQ sebagai ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama generasi Qur’ani. Kami berharap dari MTQ Kecamatan Bolo ini akan lahir putra-putri terbaik yang mampu menjadi qari dan qariah, hafizh dan hafizhah, mufassir, serta generasi Qur’ani yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Bolo dan Kabupaten Bima di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Bolo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua GOW Kabupaten Bima Hj. Anita H. Irfan, Plt. Camat Bolo H. Gunawan, M.Pd., Ketua TP-PKK Kecamatan Bolo, unsur Muspika, pimpinan organisasi keagamaan, para kepala desa se-Kecamatan Bolo, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Kecamatan Bolo, Suaedin H. Abdulla, S.Ag., dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan bahwa terdapat tujuh cabang utama yang diperlombakan.

Cabang seni baca Al-Qur’an meliputi golongan tartil, anak-anak, remaja, dewasa, dan cacat netra.

Kemudian cabang hafalan Al-Qur’an meliputi 1 juz tilawah, 5 juz tilawah, 10 juz, dan 20 juz.

MTQ juga memperlombakan cabang khatil Qur’an yang terdiri dari golongan dekorasi, hiasan mushaf, naskah, dan kontemporer.

Selain itu, terdapat cabang qira’at sab’ah, meliputi muraatal remaja dan dewasa serta mujawwad remaja dan dewasa.

Cabang lainnya adalah syarhil Qur’an, fahmil Qur’an, dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

MTQ Kecamatan Bolo Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi yang memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *